Sabtu, 31 Januari 2015

Metode Pengumpulan Data

Oleh: Moh. Faisol
e-mail: faishal_114@yahoo.com
*Materi Kuliah S1

A.    Metode Pengumpulan Data
  1. Data dan Sumber Data
Sebelum membahas metode pengumpulan data terlebih dahulu yang harus dipahami adalah tentang data dan sumber data. Data merupakan kumpulan informasi yang digunakan dalam penelitian. Sedangkan sumber data adalah bisa dikatakan sebagai bentuk dan tempat data tersebut diperoleh. Menurut Sekaran (2006:60) ada dua sumber data dalam penelitian ilmiah, yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder.

a.       Sumber Data Primer, adalah sumber data penelitian yang diperoleh secara langsung dari sumber aslinya, tidak melalui media pelantara (Indriantoro, 2002:146-147). Berikut data yang dikategorikan sebagai data primer adalah
1)      Responden individu
2)      Kelompok fokus
3)      Panel, yang terdiri dari panel dinamis dan statis
b.      Sumber Data Seku nder, adalah sumber data penelitian yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui media pelantara, diperoleh dan dicatat oleh pihak lain (Indriantoro, 2002:147). Menurut Sekaran (2006:65) keuntungan menggunakan data sekunder adalah penghematan waktu dan biaya memperoleh informasi. Tetapi kekurangannya adalah adanya kemungkinan data yang diperoleh tidak uptodate alias usang. Berikut contoh bentuk sumber data sekunder, yaitu:
1)      Catatan atau dokumentasi perusahaan
2)      Publikasi pemerintah
3)      Analisis industri oleh media
4)      Sumber Internet, dll.
Indriantoro (2002:145-145) mengkelompokkan data penelitian menjadi tiga jenis, yaitu:
a.       Data Subyek, adalah jenis data penelitian yang berupa opini, sikap, pengalaman atau karasteristik dari seseorang atau kelompok orang yang menjadi subyek penelitian (responden). Data ini dapat berupa data lisan, data tertulis, dan data ekspresi.
b.      Data Fisik, adalah jenis data penelitian yang berupa objek atau benda-benda fisik, antara lain dalam bentuk: bangunan atau bagian dari bangunan, pakaian, buku, dan senjata. Data ini berupa benda berwujud yang menjadi bukti keberadaan dan keterjadiaannya.
c.       Data Dokumenter, adalah jenis data penelitian yang antara lain berupa: jurnal, faktur, surat-surat, notulen hasil rapat, memo, atau dalam bentuk laporan program.
  1. Metode pengumpulan data
Metode pengumpulan data merupakan cara yang dilakukan oleh peneliti untuk memperoleh data penelitian yang diharapkan, baik berupa data primer atau data sekunder sebagiamana dijelaskan pada poin sebelumnya. Menurut Sekaran (2002:66) ada empat cara yang dapat dilakukan untuk memperoleh data penelitian, yaitu wawancara, kuisioner, observasi dan mutivasional.
a.       Wawancara
Wawancara merupakan teknik pengumpulan data dalam metode penelitian survey yang menggunakan pertanyaan secara lisan kepada subyek penelitian (Indriantoro, 2006:153). Teknik wawancara dapat dilakukan secara tatap muka, telepon, bantuan computer, dan media elektronik. Dalam pelaksanaannya wawancara dapat dilakukan secara terstruktur maupun tidak terstruktur.
Sekaran (2006:72) menyebutkan tips wawancara yang dilakukan agar mendapatkan hasil yang maksimal, maka yang harus dilakukan oleh pewawancara adalah harus memiliki hubungan baik dengan responden, mendengarkan dengan penuh perhatian, menunjukkan minat terhadap apa yang disampaikan responden, menggunakan kebijaksanaan dalam bertanya, mengulangi atau mengklarifikasi pertanyaan yang diajukan, memastikan pada jawaban yang diberikan, dan mencatat secara akurat atas jawaban responden.
Sedangkan teknik bertanya yang sepatutnya diperhatikan oleh pepwancara adalah
1)      Pertanyaan tidak bias
2)      Mengklarifikasi persoalan
3)      Membantu responden untuk memikirkan keseluruhan persoalan
4)      Membuat catatan

b.      Kuisioner
Kuisioner merupakan teknik pengumpulan data dengan menggunakan daftar pertanyaan tertulis yang telah dirumuskan sebelumnya yang akan responden jawab, biasanya dalam alternative yang didefinisikan dengan jelas. Ada beberapa bentuk koisioner dalam penelitian yaitu berupa koisioner yang diberikan secara pribadi, melalui surat, dan memalui media elektronik.
Menurut Sekaran (2006:84) ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh peneliti dalam menyusun kata pada koisioner penelitian, diantaranya:
1)      Ketepatan isi pertanyaan
2)      Bahasa dan susunan kata koisioner “kefasihan bahasa”
3)      Tipe dan bentuk pertanyaan yang diajukan
4)      Urutan pertanyaan
5)      Data pribadi yang dicari oleh responden.
c.       Observasi
Observasi merupakan teknik pengumpulan data penelitian dengan proses pencatatan pola perilaku subyek (orang), objek (benda) atau kejadian yang sistematik tanpa adanya pertanyaan atau komunikasi dengan individu yang diteliti (Indriantoro, 2006:157). Sehubungan dengan hal ini peneliti dapat berperan sebagai pengamat nonpartisipan dan pengamat partisipan. Sedangakan menurut bentuknya observasi terstruktur dan tidak terstruktur.
  1. Etika dalam Pengumpulan Data
Beberapa etika yang harus dipahami peneliti terkait dengan pengumpulan data, yaitu:
a.       Merahasiakan informasi dari responden dan menjaga privasinya.
b.      Peneliti tidak boleh mengupkapkan hal yang tidak benar mengenai sifat peneliti kepada responden.
c.       Informasi pribadi yang mencampuri informasi penelitian sebaiknya tidak ditanyakan.
d.      Tidak boleh melangar atas harga diri dan kehormatan responden.
e.       Peneliti tidak boleh melakukan pemaksaan kepada responden.
f.       Pengamat nonpartisipan seharusnya tidak ikut campur.
g.      Memberitahukan alasan penelitian yang dilakukan.
h.      Tidak boleh menghadapkan responden kepada hal yang membahayakan.
i.        Tidak ada penyampaian data yang salah atau distorsi dalam melaporkan data yang dikumpulkan selama studi (Sekaran, 2006:114-115).


Sedangkan perilaku etis responden adalah
a.       Setelah menyetujui pilihan untuk berpartisipasi dalam penelitian, responden harus bekerjasama sepenuhnya dalam tugas yang diberikan.
b.      Responden wajib menyampaikan respon secara benar dan jujur (Sekaran, 2006:115).

Daftar Puskata:
Cooper, Donald R & Schindler, Pamela S. 2006. Metode Riset Bisnis Volume 2. Jakarta: PT Media Global Edukasi.
Indriantoro, Nur & Supono, Bambang. 2002. Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi & Manajemen. Yogyakarta: BPFE
Sekaran. 2006. Research Method for Business; Metodologi Penelitian untuk Bisnis Jilid 2. Jakarta: Salemba Empat
Sugiyono. 2010. Metodologi Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta
Yogiyanto. 2010. Metodologi Penelitian Bisnis: Salah Kaprah dan Pengalaman-Pengalaman. Yogyakarta

0 komentar:

Posting Komentar