Rabu, 24 Juli 2013

KETEGASAN SBY DIATAS POSITIFISME

Beberapa pekan perseteruan antara KPK dan POLRI menjadi perhatian nasional yang cukup alot, berbagai kalangan juga turut berseteruh mulai dari kalangan elit politik, praktisi, mahasiswa, dan masyarakat luaspun turut mengkawal masalah ini. Akar masalah KPK yang dinilai menyalahi peraturan yang ada di POLRI, dan begitupun POLRI dinilai menghalangi KPK dalam menyelesaikan kasus korupsi pada salah satu anggota POLRI, Irjen Polisi Djoko Susilo terkait pengadaan alat simulator sim. Masalah ini terus bergulir panas sampai akhinya memaksakan presiden Susilo Bambang Yudhuyono (SBY) angkat bicara sekaligus ambil sikap sebagai kepala negara.

Senin malam sekitar jam 20:00 wib presiden SBY sampaikan sikap beliau sebagai kepala negara dalam jumpa pers yang dampingi Menko Polhukam, Djoko Suyanto, beserta menteri kabinet Indonesia Jilid II. Ditengah para pers presiden sarankan lima solusi terkait persetiruan KPK dan POLRI, salah satunya memintah POLRI untuk menyerahkan kasus simulator sim djoko susilo kepada KPK.
Sehubungan dengan hal tersebut kalangan masyarakat menilai pidato dan sikap presiden SBY cukup tegas daripada pidato-pidato sebelumnya yang konon sebatas mencari popularitas semata. Saat ini masyarakat menilai keberadaan kepala negara saat ada permasalahan. Begitupun dengan beberapa kalangan LSM dll yang turut apresiasi sang presiden, namun meminta masyarakat untuk terus mengkawal atau mem-follow up implementasi pidato SBY.
Berdasarkan analisis sekarang masyarakat positif thinking dengan sikap presiden SBY dan turut memberikan pujian, yang dinilai tepat dalam memberikan solusi pada masalah KPK dan POLRI. Sebelumnya berbagai kalangan selalu negatif thingking dengan apa yang diperankan SBY, lebih-lebih pada pidato kenegaraan. SBY sering mengumbar janji dan mencari popularitas semata di mata publik, seperti naskah yang tidak kunjung ada implementasi dan aplikasi nyata.
Positifisme masyarakat hari ini merupakan hal yang tidak wajar,,,,entah kenapa??

0 komentar:

Posting Komentar